TENGKU ACEH.SNA Hatiku mengeluh, karena hati manusia sedang merana Kantuk tak lagi datang, susah tidur membuatku pusing Wahai siapa yang akan menyampaikan pesanku kepada al-Husain Yang dibantai, meski tak berdosa Bajunya seakan-akan dicelup basah dengan warna merah Kini harta pedang pun meratap, dan tombak menjerit Dan kuda yang kemarin meringkik, kini meratap Bumi bergempa karena keluarga Muhammad Demi Sang Cucu Nabi, gunung-gunung yang kukuh niscaya akan meleleh Benda-benda langit rontok, bintang-bintang gemetar Wahai cadur-cadur dirobek, demikian juga hati! Orang yang bershalawat untuk dia yang diutus dari kalangan Bani Hasyim Dia juga memerangi anak-anaknya Duhai alangkah anehnya! Jika aku dianggap berdosa karena cinta kepada keluarga Muhammad Maka aku tidak akan bertaubat dari dosaku itu Sumber : Kitab Diiwan al-Imam assyafii ra, at-Thab’ah Daarul-Kitaab al-’Arobiyyi, Beiruut- Lebanon, Syair ke 15,halaman: 48.