Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 4, 2023

Sapi Bunting atau Beranak Boleh dijadikan Qurban ?

Gambar
  بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم *Hukum Fiqih Masalah Qurban* TENGKU ACEH SNA- Adapun yang disebut oleh Syekh Ibnu Ruf'ah didalam kitab kifayah bahwasanya Hewan bunting itu memadai akan qurban dan kekurangan daging nya itu di tempelkan oleh anak yang ada dikandungannya, Maka Yaitu ditolak oleh kebanyakan ulama dengan sebab hal itu menyalahi akan dasar dalil dari segala para Murid imam Syafi'i Radhiyallahu Anhu, Dan katanya Ibnu Ruf'ah kekurangan daging ditempelkan oleh anak dalam perutnya maka ditolak oleh kebanyakan Ulama dengan alasan bahwa terkadang anak dalam kandungan itu masih segumpal darah belum menjadi segumpal daging maka tiada hasil menempel kekurangan daging induknya, Dan lagi pula bertambah daging itu tidak menjadi suatu penempelan ia akan keadaan suatu aib karena tiada memadai akan Qurban hewan yang pincang lagi gemuk atau hewan berkudis lagi gemuk dikarenakan Gemuk nya itu tidak bisa menjadi tempelan bagi pincang dan kud...

Ciri-Ciri Hewan Ternak Untuk Qurban

Gambar
TENGKU ACEH SNA- Bermula Maka tiada memadai akan qurban dari pada segala binatang melainkan An'am ( Hewan ternak yaitu Unta dan lembu dan kerbau dan kambing dan domba dan biri-biri ) karena bahwasanya berQurban dengan yang lainnya dari pada An'am itu tiada منقول ( dasar dalil ) ia dari pada Nabi Muhammad ﷺ dan Para Sahabatnya, Kemudian maka tiada memadai akan Qurban lembu hutan dan keledai hutan, Akan tetapi Memadai akan Qurban itu lembu yang jadi ia antara dua jenis atau dua bagian dari Hewan ternak, Maka di iktibarkan ( diperkirakan ) umurnya yang tertinggi daripada umur ibu bapaknya seperti umur dua tahun pada hewan yang jadi ia antara biri-biri dan kambing, Dan Memadai ( Cukup ) seekor Unta atau lembu atau kerbau dari pada tujuh orang, sama ada sekalian mereka menghendaki akan Qurban atau tiada, Dan Memadai seekor biri-biri atau kambing dari pada seorang jua dengan sepakat Para Ulama, Dan tiada memadai seekor kambing atau biri-biri dari pada dua orang atau lebih sehingga ji...

Hukum Qurban,Perbedaan Qurban wajib dan Sunnah

Gambar
Tengku Aceh SNA- Ini bab pada menyatakan اضحية yaitu Qurban,Definisi Qurban adalah barang yang disembelih ia dari pada unta atau sapi atau kerbau atau kambing karena menghampirkan diri kepada Allah SWT didalam masa yang telah ditentukan dan lagi datang kenyataannya, Bermula dalil yang menyebutkan qurban itu dahulu dari pada Ijma' adalah Firman Allah SWT ( فصل لربك وانحر ) artinya : Sembahyang oleh mu Ya Muhammad Hari Raya dan sembelih oleh mu Qurban, Dan sabda nabi Muhammad ﷺ : ما عمل ابن ادم يوم النحر من عمل أحب الى الله تعالى من اراقة الدم انها لتؤتى يوم القيامة بقرونها و اظلافها و ان الدم ليقع من الله لمكان قبل ان يقع على الأرض فطيبوابها نفسا، Artinya : Tiada jua dikerjakan oleh Anak Adam dari pada suatu Amal pada hari raya yang terlebih digemari Allah SWT dari pada menumpahkan Darah yaitu Menyembelih Qurban , Dan bahwasanya qurban itu lagi akan datang ia pada hari Qiamat dengan sekalian Tanduknya dan sekalian kuku kakinya,dan bahwa darahnya jatuh ia dari pada Allah SWT pada su...

Syarat-Syarat Sah bersuci dari Hadas dan Najis dalam Fiqih islam

Gambar
  بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم Tengku Aceh SNA- ( Pasal ) bermula syarat sah bersuci daripada Hadas besar dan Hadas kecil itu tiga perkara, (Pertama) Islam (kedua) Mumaiz yaitu anak kecil yang sudah tau makan dan minum dan bersuci dengan sendirinya, (Ketiga) air yang suci lagi menyucikan maka tiada Sah mengangkat Hadas dan menghilangkan najis itu melainkan dengan air mutlak yaitu air yang turun dari langit atau air yang terbit dari bumi, Dan apabila berubah air mutlak itu rasanya atau baunya atau warnanya dengan ubah yang sangat sebab kecampuran sesuatu benda yang suci seperti kesumba atau lainnya niscaya maka tiadalah sah bersuci dengan air tersebut, Maka tiada mengapa berubah air itu dengan sebab lumpur atau lama diamnya atau dengan tanah dan kembang dan sebab berubah tempat lalunya (mengalir) seperti tanah cempaka, Dan tiada memberi mudharat pula jika berubah air itu sebab dimasukkan gaharu atau minyak kedalamnya, Dan tiada Sah bersuci de...

Iktikad Ahlul Sunnah Wal jama'ah Terjemahan Kitab Melayu Sairus Salikin

Gambar
 بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم Bab Pertama Pada Menyatakan Iktikad Ahlul Sunnah Wal jama'ah ( Ulama Salaf ) Tengku Aceh SNA - Bermula Bab yang Pertama Pada Menyatakan Iktikad, Ketahuilah bahwasanya Wajib atas setiap orang berakal dan baligh itu mengetahui ia akan keadaan Zat Allah SWT dan segala SifatNya dan Segala Af'alNya (Perbuatan) Bermula Keadaan Zat Allah SWT bahwasanya Wajib kita iktikadkan akan keadaan Allah SWT itu yaitu Zat yang wajib Wujud yang mustahaq bagi segala sifat kamalat (kesempurnaan) dan Maha Suci Allah SWT daripada segala Sifat kekurangan, Bermula Sifat Allah SWT itu yaitu terbagi atas empat bagian : (Maka bagian pertama) adalah Sifat Salbiyah ( سلبية ) namanya yaitu wajib kita iktikad bahwasanya Allah SWT itu yang Maha Esa tiada sekutu bagiNya,yang maha Tunggal tiada seumpama bagiNya,yang dikehendaki oleh segala Makhluk tiada Lawan bagiNya,Yang Bersendiri tiada Tandingan bagiNya,dan bahwasanya Allah SWT itu Sedia t...