Kelebihan & Fahala Orang Muslim Mati Malam Jum'at
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى لله وصحبه و سلم
Dan telah bersabda Nabi Muhammad Saw : barang siapa Mati Pada hari Jum'at atau malamnya ( niscaya ) di angkatkan daripada nya akan siksa kuburnya,
Kata imam Al-Ghazali didalam ( kitab ) Ihya Ulumuddin ( bahwa ada satu riwayat hadits telah ) bersabda Rasulullah Saw : barang siapa Mati didalam hari Jum'at atau malamnya disurat oleh Allah SWT baginya fahala syahid dan dipelihara akan dia daripada fitnah kubur yaitu Soal ( pertanyaan ) malaikat Munkar wa Nakir dan lainnya.
Tersebut didalam kitab Darus stamin ( در الثمين ) yaitu Maksud dari malam Jum'at itu adalah mulai daripada gelincir matahari hari Kamis dan habis hari Jum'at dengan masuk matahari pada sorenya hari Jum'at dan jika ditanamkan dia orang mati pada malam Sabtu sekalipun ( maka tetap mendapatkan Fadilah Jum'at ),
Adapun Picik kubur maka yaitu tiada lepas seseorang daripada nya dan jikalau adalah mayit yang Sholeh sekalipun.
Dan sabda nabi Muhammad Saw : ini mayit yang bergerak 'Arasy baginya dan dibukakan baginya beberapa pintu langit yakni yaitu sahabat Sa'ad bin Mu'adz bergerak Arasy karena suka dengan ruhnya dan menghadirkan dia tujuh puluh ribu malaikat ( akan tapi ) sungguhnya dipeluk akan dia oleh kubur kemudian dibukakan dia daripada nya.
Dan ada riwayat hadits dari pada Siti 'Aisyah Radhiallahu Anha katanya bahwa telah bersabda Nabi Muhammad Saw : bagi kubur itu Picik jikalau sentausa daripada nya seseorang niscaya sentausalah daripada nya oleh Sa'ad anak Mu'adz.
Demikian lagi kanak-kanak tiada lepas dari pada Picik kubur, ada riwayat imam Thabrani dari pada Abi Ayyub bahwa Sanya kanak-kanak yang ditanamkan dia maka sabda Nabi Muhammad Saw jikalau lepas seseorang daripada peluk kubur niscaya lepas ini kanak-kanak dari pada nya akan tetapi Peluk kanak-kanak itu seperti Peluk Ibu akan anaknya yang dikasih, adapun yang lainnya daripada ahli maksiat dipeluk akan dia oleh kubur sehingga berselisih tulang rusuknya ( Na'uzubillahi min Zalik ).
Dan Satu riwayat hadits bahwa Nabi Muhammad Saw bersabda : barang siapa membaca surat Al Ikhlas ( Qul huwallahu ahad ) Pada sakit matinya seratus kali sentausa ia daripada fitnah kubur dan daripada Picik kubur atas nya dan ditanggungkan dia oleh malaikat pada hari Qiamat dengan tangan malaikat hingga lalu akan Shirat ( Titi sirathal Mustaqim ) kepada Surga.
Dan demikian lagi orang yang mengekalkan ( Istiqomah ) pada tiap-tiap malam membaca surat تبارك الذي بيده الملك dan surat الم سجده dan surat يس dan orang yang membaca tiap-tiap hari dua puluh lima kali doa ini
( اللهم بارك لي فى الموت و فما بعد الموت ) Niscaya Lepas seseorang itu daripada Fitnah kubur.
Dan ada satu riwayat hadits Nabi Muhammad Saw : bahwa kebanyakan ( Sangat berat ) siksa kubur itu disebabkan daripada kencing yaitu sebab ketiadaan istibrak daripada nya kencing.
****و الله اعلم ****
Al-fakir terjemahan Pembahasan ini dari kitab Kuning Melayu ini
Karangan Al-alim wal Alamah Syekh Ali bin Abdurrahman Al-kelantaniy Malaya


Komentar
Posting Komentar