Hadits Nabi Muhammad ﷺ Tentang Azab bagi orang yang meninggalkan Sholat
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم
Tengku Aceh SNA-Pada kesempatan yang baik ini al-fakir akan mengutip sebagian hadist Rasulullah ﷺ yang tertulis dalam risalah Ulama Tempo dulu,
Yaitu kitab yang bernama Al-Yawaqit wa Jawahir fi Uqubati Ahlil kaba-ir,
Karangan Al-alim wal Alamah Syekh Abdul Wahab Sya'rani.
Maka al-fakir memulainya dengan mengutip satu ayat yaitu firman Allah SWT : "Artinya : maka akan dimasukkan oleh Allah SWT kedalam neraka WAILUN akan mereka itu yang lalai dan lupa dalam sembahyang,yakni meninggalkan sembahyang(sholat)",
Dan telah berkata oleh Saydina Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma bahwasanya yang dinamakan Wailun itu adalah:
satu wadi ( semacam alur/sungai ) yang ada diantara dua Gunung didalam Neraka Jahannam,
Meminta Tolong daripada nya oleh api Neraka Jahannam yang lain kepada Allah SWT, dari Panasnya Api didalam Wadi itu, karena bersangatan panas api di Wailun itu, melebihi dari panasnya api Neraka Jahannam yang lain,
dan Wadi itu tempat kediaman orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja, lebih-lebih orang-orang yang memang tidak pernah Sholat di sepanjang hidupnya.
Dan telah bersabda Nabi Muhammad ﷺ : "Artinya : tiada perbedaan antara orang Islam dan antara orang Munafik melainkan dengan meninggalkan sembahyang,
( Maksudnya bila seseorang islam Yang meninggalkan sembahyang maka dia sudah menyamai akan orang Munafik )
Maka apabila meninggalkan sembahyang hal keadaannya mengingkari kewajiban sembahyang,Maka adalah iya kafir dengan nyata,
Dan hakikat Munafik itu adalah Pada zhohirnya Islam dan pada batinnya kafir.
Dan ada satu riwayat bahwasanya telah bersabda Nabi Muhammad ﷺ,
"Artinya : barang siapa yang memudahkan dan Meringankan akan Sembahyang,disiksa akan iya oleh Allah SWT dengan lima belas Siksaan,
Enam siksanya didalam Dunia,dan tiga siksaan saat matinya,dan tiga siksaan di alam kubur,dan tiga siksanya saat menghadap Allah SWT di hari Akhirat,
Maka bertanya salah seorang dari Sahabat Rasulullah ﷺ,
Ya Rasulullah ! Siksa Apa saja yang mereka dapatkan saat didunia ?
Maka Menjawab oleh Nabi Muhammad ﷺ,
Pertama : di angkat dari nya Segala keberkahan harta dan umur,
Kedua : dihilangkan darinya akan barokah Rezeki
Ketiga : dihilangkan tanda orang Sholeh yaitu Cahaya dari mukanya,
Ke empat : tiada baginya dalam Islam ,( banyak Hak sosial tidak diberikan seperti Zakan dan lainnya ),
Kelima : segala Amalan kebaikan yang lain yang telah ia kerjakan tidak diberikan Fahala,
Ke enam : tiada di angkat segala Doanya.
Maka seorang sahabat bertanya lagi,Apa jua tiga siksa saat matinya ??
Sabda Nabi Muhammad ﷺ :
Pertama : Mati akan dia dalam keadaan kehinaan,
Kedua : mati dalam keadaan sangat Lapar,
Ketiga : Mati dalam keadaan sangat dahaga, seumpama seakan-akan andai meminum iya akan Segala air laut dan didarat , maka belum bisa mehilangkan akan dahaga nya.
Maka Sahabat bertanya lagi !
Apa jua tiga Siksaan saat di alam kubur ?
Sabda Rasulullah ﷺ :
Pertama : Kuburnya akan di sempitkan ,
Kedua : kuburnya dalam keadaan Gelap gulita,
Ketiga : diperintahkan oleh Allah SWT akan Para Malaikat Nya untuk menyiksa akannya sampai hari qiamat,
Berkata sebagian Para Ulama bahwasanya : di perintahkan akan seekor Ular besar dan mengerikan atasnya didalam kubur ,Ular itu bernama SAJA'UL AQRAK,matanya dari api Neraka ,kukunya dari besi neraka yang panjangnya sehari semalam perjalanan,dan besertanya ada tongkat besi terbuat dari api Neraka,
Dan berbicara oleh ular itu dengan amat keras, suaranya lebih keras dari petir dilangit,
Maka berkata oleh Ular itu,aku disuruh oleh Tuhan ku bahwa aku pukul akan engkau sebab engkau telah meninggal sembahyang subuh hingga masuk Zuhur,
Dan aku pukul akan engkau sebab meninggalkan sembahyang Zuhur hingga Ashar,aku pukul akan engkau sebab engkau meninggalkan sembahyang ashar hingga magrib,aku pukul akan engkau sebab engkau meninggalkan sembahyang magrib hingga isya,aku pukul akan engkau sebab engkau meninggalkan sembahyang isya hingga masuk subuh.
Maka tiap-tiap pukulan ular itu terlempar kedalam bumi akan seseorang itu sedalam tujuh puluh hasta,
Maka memasukkan kukunya itu kebumi untuk mengeluarkan orang tersebut,
Kemudian dipukul akan dia lagi seperti yang telah terjadi , begitulah seterusnya sampai Qiamat dunia.
نعوذ بالله من ذلك ثم تعوذ بالله
Adapun tiga siksa saat berhadapan dengan Allah SWT di akhirat adalah :
Pertama : Apabila telah Pecahlah sekalian langit ,yakni Yaumil akhir,
Maka datanglah seorang Malaikat azab yang ditangannya Rantai besi dari Neraka, panjangnya tujuh puluh hasta,
Maka menaruh oleh Malaikat akan rantai itu di atas tengkuknya , kemudian dimasukkan kedalam mulutnya, kemudian mengeluarkan akan rantai itu dari belakang Duburnya, kemudian di tariknya dengan sekuat-kuatnya,sekali ditarik tertiarap atas mukanya,dan sekali ditarik terlintang atas belakang nya,Seraya menyeru oleh Malaikat azab tersebut ,
" Inilah balasan dari Tuhan ku atas orang-orang yang Meringankan akan Sembahyang yang telah diwajibkan masa didunia "
Kemudian membawa oleh Malaikat azab akan seseorang itu kedalam neraka jahanam,
Kata Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma,
Bila seandainya satu cincin dari rantai tersebut itu jatuh kedalam bumi ini ,maka terbakarlah isi dunia ini seluruh nya.
Siksa kedua : Tiada melihat oleh Allah SWT akan dia seseorang itu dengan penglihatan Rahmat dan Kasih sayang,
Siksa ketiga : tiada diampuni dosanya Oleh Allah SWT,dan atasnya siksa yang amat pedih.
Wahai saudaraku yang beriman,walaupun iman kita seberat semut didalam hati,
Betapa hal ? Mereka masih berani meninggalkan sembahyang setelah kita mengetahui dari Al-Qur'an dan hadits bahwa umpama siksa nya itu amat berat dan pedih,
Maka sembahyang itu mudah ditinggalkan oleh orang-orang yang tidak punya iman,
maka orang yang tak punya iman itu orang yang ingkar akan Allah SWT,
bukanlah orang Islam, karena tiada perbedaan antara orang Islam dengan lainnya kecuali dengan seumbahyang,
(Inilah nasehat)
Yang hamba sebutkan untuk sekalian saudara yang muslim,
Jangan sekali-kali meninggalkan sembahyang dan zakat dan Puasa dibulan Ramadhan,dan Haji ke Baitullah bila ada kuasa berjalan kepadanya,
Dan karena bahwasanya Agama Islam ini telah diperbuat oleh Allah SWT atas lima perkara Sebagaimana tersebut dalam Hadits,
"Artinya : Diperbuat Islam itu atas lima perkara, (pertama) Mengucap Dua Kalimah syahadah, (dan kedua) Mendirikan Sembahyang lima waktu, (dan ketiga) Memberi/Membayar Zakat,(dan Keempat) Berpuasa dibulan Ramadhan,(dan kelima) Naik Haji ke Baitullah bagi barang siapa yang kuasa berjalan kepadanya.
Sekian dulu yang bisa al-fakir sampaikan dengan Izin Allah SWT ,
al-fakir memohon maaf bila ada kesilapan dalam menterjemahkan isi kitab ini.

Komentar
Posting Komentar