Fakta Hari qiamat dan Terompet sangkakala malaikat Israfil
Diterjemahkan/disimpulkan dari kitab kuning Melayu Daqaa-iqul Akbar
{ الباب الحادى و العشرون في ذكر نفخة الصعق ثم نفخة الفزع }
TENGKU ACEH SNA-Bermula bab yang kedua puluh satu pada Menyatakan dan menyebut Tiupan sangkakala Sha'qi kemudian Tiupan sangkakala Faz'i dan Tiupan sangkakala ash-Shuuri/Nusyuur.
Maka sampailah terkejutnya segala Ahli langit dan Bumi melainkan barang yang dikehendaki oleh Allah SWT,
Dan berjalanlah segala gunung-gunung dengan dahsyat,dan bergeraklah langit dengan bersangatan geraknya,dan gempalah bumi akan sebagai gempa yang tiada bandingnya, seperti perahu di dalam badai besar,
Dan beranak oleh segala wanita yang lagi bunting,dan kebingungan yang besar bagi wanita yang sedang menyusui anak-anaknya sehingga lupa kepada anaknya,dan berubah menjadi uban akan rambut segala anak-anak,dan tercenganglah para syaitan dan iblis,
Dan saat itu sungguh telah berhamburan akan segala bintang atas mereka itu,
Dan digerhanakan akan Matahari,dan dijauhkan segala langit dari atas manusia,dan keadaan manusia pada waktu itu seperti orang yang sedang mabuk,tiada tersadarkan diri.
Dan peristiwa yang demikian itu telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an :
{ ان زلزلة الساعة شيء عظيم }
"Artinya: bahwa sesungguhnya Gempa bumi dihari Qiamat itu adalah Perkara yang amat dahsyat dan besar".
Dan telah tersebut dalam Hadits Riwayat Saydina Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'anhuma bahwasanya beliau berkata :
" Telah membaca oleh Nabi Muhammad ﷺ akan satu Ayat Al-Qur'an :
{ يا ايها الناس اتقو ربكم ان زلزلة الساعة شيء عظيم }
Hai segala Manusia Takut oleh kamu akan Tuhan kamu,karena bahwa sesungguhnya Gempa dihari Qiamat itu sesuatu yang amat besar dan Dahsyat,
Dan telah bersabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : Adakah kamu sekalian tau bagaimanakah hari qiamat itu ?
Maka Menjawab Para sahabat : Tentu Allah dan Rasul-NYA yang lebih tau,
Kemudian Nabi Bersabda : demikianlah pada hari itu bahwa Allah SWT berfirman bagi Nabi Adam ﷺ,
"Berdiri oleh mu wahai Adam dan pada hari ini akan dibangkitkan akan segala anak keturunan mu dan Neraka segera didekatkan,
Maka berkatalah Nabi Adam ﷺ,
Ya Allah : berapakah dari seribu anak keturunan ku yang akan masuk ke Neraka ?
Maka Allah SWT berfirman :
" Dalam setiap seribu dari anak keturunan mu akan masuk ke Neraka sejumlah sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang,dan hanya satu yang masuk ke surga",
Maka segala kaum manusia diketika itu berduka cita yang amat dalam,penuh dengan tangisan, kesedihan dan penyesalan yang tiada tara.
Maka kemudian Bersabda Rasulullah ﷺ : Aku sungguh berharap bahwa ummat ku adalah 1/4 mereka itu Ahli syurga,dan kemudian Rasullullah Muhammad ﷺ bersabda lagi,
Dan Aku sangat berharap pula bahwa kamu kalian Menjadi Setengah ( 1/2 ) dari Ahli surga,
saat itu Para Sahabat semuanya berbahagia dan gembira atas kabar ini,
Dan lagi Bersabda Nabi Muhammad ﷺ : dan lagi Aku berharap bahwa kalian itu 2/3 dari jumlah Ahli syurga,
Dan lagi Bersabda Rasulullah ﷺ :
"Bergembiralah kalian ! Maka Karena sesungguhnya kamu sekalian bandingannya dengan ummat lain itu seperti satu bulu pada lambung Unta,dan juga kalian itu satu bagian dari pada seribu bagian ummat lain.
Dan telah bersabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : bahwasanya Allah SWT itu pemilik Rahmat yang sempurna ibarat angka 100 %,maka Allah SWT telah menurunkan 1% rahmat-Nya atas segala Manusia,dan jin,dan hewan-hewan,dan hawami lainnya didalam bumi,
Maka dengan 1% Rahmat itulah mereka itu sekalian berkasih sayang,
Dan telah tersimpan sembilan puluh sembilan Rahmat di sisi Allah SWT yang akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya pada hari Qiamat nanti(hari pembalasan).
Maka kemudian itu Allah SWT menyuruh akan Malaikat Israfil Alaihimus Salam agar meniup terompet untuk kematian segala makhluk,maka meniup oleh Malaikat Israfil dengan berkata ia , Wahai segala Ruh yang disinggahkan sementara,keluar oleh mu sekalian dangan perintah Allah SWT,maka matilah segala penghuni langit dan bumi melainkan mereka itu yang dikehendaki oleh Allah SWT, Yaitu Para syuhada perang SABILILLAH Menurut pendapat sebagian Jumhur Ulama, karena para syuhada itu akan selalu hidup disisi Allah SWT sebagai tersebut dalam Firman-Nya :
"Dan jangan kalian katakan kematian terhadap orang-orang yang syahid dalam peperangan SABILILLAH akan tetapi bahwa sesungguhnya mereka itu hidup",
Dan bahwasanya tersebut dalam satu hadits Nabi Muhammad ﷺ dengan sabdanya : " Bahwa sesungguhnya Allah SWT memuliakan akan Para Syuhada itu dengan lima kemuliaan,yang tiada dimuliakan akan seseorang yang lain, bahkan aku ( Nabi Muhammad ﷺ ) tidak termasuk didalamnya,
(Pertama) karena bahwa segala Ruh Para Nabi itu mengambil akan dia oleh Malaikat Malik maut,dan Aku pun demikian juga,
Dan segala Ruh Para Syuhada itu mengambil akan ia oleh Allah SWT, dan (kedua) bahwa para syuhada itu tiada dimandikan akan mereka itu,dan (ketiga) bahwa para syuhada itu tiada dikafankan akan mereka itu, sedangkan para Nabi-nabi akan dimandikan dan dikafankan termasuk aku,
dan (keempat) bahwasanya segala para nabi itu dinamakan mereka itu orang mati,dan aku pun demikian juga, dikatakan Bahwa telah wafat lah Nabi Muhammad ﷺ,
Dan segala Para syuhada itu hidup mereka itu, tiada dinamakan akan orang mati,akan tetapi dikatakan kepada mereka Para syuhada itu hidup,
Dan yang (kelima) bahwasanya para Nabi itu memberikan syafaat kepada Ummatnya dihari Qiamat dan demikian juga aku,
Dan Para syuhada itu memberi syafaat kepada orang lain pada setiap hari sampai hari qiamat nanti".
❤️ SUBHANALLAH ❤️
Dan adalah pendapat sebagian Ulama jumhur yang lainnya bahwa arti dari kalimat ( الا من شاء الله : melainkan orang yang dikehendaki oleh Allah yang tidak dimatikan saat itu ) adalah sejumlah dua belas orang,yaitu Jibril, Israfil, Mikaa-il, Izrail, dan delapan Malaikat penanggung Arasy,
Maka ketika itu keadaan Bumi kosong tiada berpenghuni dari manusia,jin, syaitan,dan binatang liar,
Maka berfirman Allah SWT :
"Wahai Malik maut bahwasanya telah Aku jadikan bagi kamu Sayap yang banyak sejumlah makhluk yang telah ada,dan Aku jadikan bagi mu akan kekuatan melebihi segala ahli langit dan bumi,dan telah Aku berikan kepada mu pada hari akan Pakaian kemarahan,maka turun oleh kamu serta kemurkaan dan kemarahan Ku atas Iblis yang telah dilaknat,
Maka Engkau Rasakan akan sakitnya kematian terhadapnya dengan berlipat ganda,dan engkau tanggungkan segala Rasa sakit kematian segala manusia dan jin yang terdahulu dan yang sekarang dengan berlipat-lipat ganda,dan bawalah beserta engkau itu akan para malaikat Zabaniyyah tujuh puluh ribu yang ada beserta mereka itu Rantai dari Api Neraka,
Maka dibukakan akan Pintu Neraka oleh Malik ,maka keluarlah Para malaikat Zabaniyyah beserta Rantai api Neraka ditangannya,
Maka Turunlah Malik maut beserta mereka itu dengan bentuk yang sangat mengerikan, jikalau masih ada manusia dan jin pada waktu itu yang melihat akan bentuk malaikat Maut,
maka matilah mereka itu sekaliannya,
karena terkejut dan bersangatan takut atas Rupa Malik maut yang demikian itu,
Maka manakala sampai oleh malaikat maut dan Para Malaikat Zabaniyyah dihadapan Iblis laknatillah,maka Para malaikat memarahinya dengan marah yang amat besar dan membentak-bentak akan iblis dengan segala bentak yang bersangatan takut,maka Pingsan Iblis laknatillah diketika itu,
Dan bila saja ada manusia dan jin mendengar akan perkataan kemarahan para malaikat saat itu sungguh Niscaya Matilah mereka itu sekaliannya,
Maka berkatalah Malik maut terhadap Iblis :
" Wahai Khabist (yang sangat jahat) pada hari ini akan Aku rasakan atas mu rasa sakit kematian yang dahsyat,akan Aku lipat gandakan atas mu rasa sakit kematian segala makhluk yang ada,dan rasa sakit kematian Para manusia yang telah engkau sesatkan",
Maka pada ketika itu pula Iblis terbangun dari pingsannya dengan rasa ketakutan yang amat besar dan Dahsyat,
Maka berusahalah iblis untuk lari dari hadapan Malaikat maut,larilah Iblis itu sekuat tenaganya hingga samapi ke ujung dunia sebelah timur,maka tiba-tiba Malaikat Izrail telah berada disana,maka larilah Iblis ke arah dunia barat maka tiba tiba Malaikat maut sudah ada disana,maka Iblis laknatillah itu masih juga berlari ke Segala dunia akan tetapi selalu ada Malaikat Maut telah menunggunya disana,
Maka iblis laknatillah berdiri di tengah-tengah Bumi dan berdekatan dengan Makam Nabi Adam ﷺ,
Maka Iblis meratap serta berkata : " Wahai Adam ! karena engkaulah aku di Rajam dan dilaknat,dan dihalaukan aku ke bumi".
Maka Ketika itu pula Iblis laknatillah berucap Kepada Malaikat Izrail,
Wahai Izrail ! pada hari ini Minuman apa yang akan engkau berikan kepadaku ?
Dan dengan Azab apa hari ini engkau mencabut Nyawa ku ?
Maka Malaikat maut menjawab :
Dengan Minuman dari Neraka Lazha dan Sha'ir wahai laknatillah ,
Maka Iblis masih berlari dengan segala upaya sehingga terjatuhlah iblis ke atas tanah sedikit demi sedikit, karena sudah habis kekuatan yang ada padanya hingga sampai pada suatu tempat ,yang mana tempat itu adalah suatu daerah dibumi ini saat pertama sekali Iblis diturunkan dari langit dan dilaknat Allah SWT,
Maka ketika itu ditempat yang sama sudah menunggu oleh para malaikat Zabaniyyah dengan dibentangkan akan segala Rantainya,
Maka mengambil akan Iblis oleh malaikat dan menikam mereka itu akan dia dengan berlipat ganda siksaan,maka Iblis laknatillah merasakan Naza' dan Sakratul maut yang dahsyat dan pedih dalam beberapa masa lamanya menurut yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
و الله اعلم بالصواب
Demikianlah yang dapat al-fakir sampaikan semoga bermanfaat bagi saya dan sahabat baik sekalian,
Mohon Saran dan perbaikan bila dalam penulisan arti dan maksud tidak sesuai dengan maksud kitab Aslinya.

Komentar
Posting Komentar