Ganjaran dan Hukuman Pada Sembahyang (Sholat) lima waktu
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه و سلم
Tengku Aceh SNA-Dengan Izin Allah SWT al-fakir telah menyebutkan beberapa Hadist Nabi Muhammad ﷺ yang berkaitan dengan Kelebihan dan keutamaan Sembahyang Fardhu lima waktu,
Hadist-hadist tersebut Al-fakir simpulkan dari kitab kuning Melayu Al-Yawaqit wa Jawahir.
Dan bersabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : bermula Sembahyang itu Tiang agama, barang siapa yang mendirikan sembahyang maka sesungguhnya ia telah mendirikan agama,dan barang siapa yang meninggalkan sembahyang , maka sesungguhnya ia telah meruntuhkan akan agamanya".
Dan lagi Sabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : barang siapa Sembahyang Subuh Padahal ia berjamaah didalam empat puluh hari,dan tiada dilepas didalam satu rakaat pun, Niscaya disuratkan oleh Allah SWT baginya akan dua kelepasan,(pertama) terlepas ia dari siksa Api Neraka,(kedua) terlepas ia dari Munafik".
Dan lagi Sabda Nabi Muhammad ﷺ:
"Artinya : barang siapa sembahyang subuh padahal ia berjamaah kemudian duduk ia serta menyebut ia akan Nama Allah SWT dengan suatu Zikir hingga terbit Matahari dengan tiada berkata-kata dengan suatu perkataan dunia dan menghadap kiblat,
Maka disuratkan/ditetapkan baginya akan Fahala Haji dan Umrah yang sempurna tiga kali,
(Dan tersebut pada suatu riwayat yang lain) diperbuat oleh Allah SWT baginya didalam surga Firdaus akan tujuh puluh Mahligai dari Emas dan Perak,
(Dan tersebut pada suatu riwayat yang lain) diberi Fahala seperti Memerdekakan akan delapan Puluh Hamba sahaya.
Dan lagi Bersabda Rasulullah ﷺ :
"Artinya : bermula umpama/Tamsilan Sembahyang yang Lima waktu itu adalah ia seperti sungai yang mengalir dihadapan pintu rumah salah seorang dari kamu,maka mandilah ia daripadanya pada tiap-tiap hari lima kali,adakah tinggal lagi atasnya daginya ? Maka Menjawab oleh Para Sahabat,"tiada Tinggal Ya Rasulullah ! "Maka sabdaNya, Demikianlah sembahyang Fardhu lima waktu itu menghapuskan ia akan segala dosa ".
Dan lagi Sabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : Barang siapa memelihara akan Wuduknya dan segala waktunya,dan Rujuknya,dan Sujudnya serta mengetahui bahwasanya yang tersebut itu wajib atasnya,maka adalah ia diharamkan oleh Allah SWT akan jasadnya masuk kedalam Api Neraka Jahannam".
Dan lagi sabda Nabi Saw :
"Artinya : barang siapa memeliharakan atas Sembahyang Fardhu lima waktu adalah dikaruniai bagi akan cahaya,dan kelepasan dari Api Neraka di hari qiamat".
Dan Lagi sabda Nabi Muhammad ﷺ : yang diriwayatkan oleh Saydina Anas Radhiallahuanhu,dengan katanya :
"Artinya : Tatakala Nabi Muhammad ﷺ hampir waktu Wafat padahal beliau bersabda : Aku Berwasiat akan kamu Denga Sembahyang Fardhu lima waktu,jangan sekali-kali kamu tinggalkan ,dan lagi Aku Berwasiat akan kamu dengan Para Hamba sahaya yang kamu miliki,maka jangan sekali-kali kamu Sakiti mereka dengan barang apa pekerjaan yang tiada kuasa mereka itu,Maka senantiasalah berwasiat dengan demikian itu hingga Putus perkataannya,lalu ia wafat.
Dan lagi Bersabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : apabila meninggalkan oleh seorang hamba akan satu Fardhu sembahyang,maka disuratkan namanya atas pintu Neraka Jahannam.
Dan Ada suatu Riwayat hadist Nabi Muhammad ﷺ bersabda :
"Artinya : maka Menyuruh berdoa oleh Nabi Muhammad ﷺ dengan doa ini :
( اللهم لا تدع فينا شقيا ولا محروما )
"Laa Tada' Fiinaa Syaqiau wa laa Mahruma"
Artinya : Wahai Tuhanku ! Jangan kiranya engkau taruhkan atas kami Celaka,dan jangan engkau Jadikan kami kepada orang-orang yang meninggalkan sembahyang",
Inilah doa Rasulullah ﷺ dibaca supaya jangan meninggalkan sembahyang oleh orang-orang yang membaca doa ini sepanjang masa.
Karenanya bahwasanya orang yang meninggalkan sembahyang itu tiada baginya islam Dan tiada diterima Tauhidnya,dan imannya,dan sedekahnya,dan puasanya,dan Syahadah nya,dan Saksinya,dan diputuskan oleh Allah SWT akan Rahmatnya.
Dan lagi Sabda Nabi Muhammad ﷺ :
"Artinya : bermula barang siapa yang meninggalkan sembahyang itu didalam sehatnya,maka tiada dilihat oleh Allah dengan lihat Rahmat,dan tiada diampuni dosanya dan kelak akan disiksa dengan siksaan yang amat pedih melainkan ia bertaubat Nasuha".
و الله اعلم بالصواب و إليه المرجع و المَآب
Sekian dulu yang dapat al-fakir sampaikan di lain waktu akan tulis kembali di artikel terbaru, semoga bermanfaat bagi kita semua,dan kita berlindung kepada Allah SWT dari Pedihnya Siksa api Neraka Jahannam dengan Barokah Nabi Muhammad ﷺ Aminn!

Komentar
Posting Komentar