INI PARA SYUHADA TANPA BERPERANG FISABILILLAH
TENGKU ACEH SNA-Assalamualaikum, para sahabat kami yang dirahmati Allah SWT, semoga dimudahkan rezeki dan selamat dunia wal akhirat, pada kesempatan ini kami akan membahas kisah atau perkara yang halus dalam agama,yang akan kami paparkan dalam artikel kali ini .
Agar para sahabat tidak merasa penasaran apa perkara itu maka langsung akan kami paparkan dan jelaskan, yaitu perkara yang berkaitan dengan alam kubur atau alam Barzah, tentang pertanyaan atau soalan malaikat Munkar dan Nakir bagi setiap orang yang telah mati tatkala telah dikebumikan.
Pada umumnya setiap dari kita sudah mengetahui hal itu,akan tetapi perlu diperhatikan dalam perkara itu,bahwa ada banyak orang mukmin atau ada beberapa golongan yang Sama sekali tidak ada fitnah kubur, Sudah barang tentu tidak hadir malaikat Munkar dan Nakir untuk bertanya dan juga hal-hal fitnah kubur yang lainnya.
Maka inilah inti pembahasan kita dihalaman kertas ini yaitu perkara halus dalam agama Islam, siapakah mereka yang tatkala mereka meninggalkan dunia ini ,saat didalam kubur mereka tidak ada fitnah kubur sama sekali, maka kami akan mengutip keterangan ini dari isi sebuah buku atau kitab kuning berbahasa Melayu yang berjudul Kasyful ghummah.
Disebutkan didalamnya pada sebuah faedah bahwa sesungguhnya pertanyaan malaikat mungkar dan Nakir itu tertentu bagi orang-orang yang tidak dikecualikan oleh Hadis Baginda Nabi Muhammad, maka telah datang warid hadis Baginda nabi yang menyatakan ada banyak orang beriman itu tidak mendapatkan segala fitnah kubur yaitu ada 40 golongan manusia beriman.
Dan ini telah disebutkan dan dijelaskan oleh para ulama Ahlu Sunnah wal jama'ah, seperti syekh Ibrahim al-laqani,dan syekh Abdus salam , dan Syekh as-suhaimi juga menyebutkan didalam kitab Syarah ittihaf Al muridi karangan bagi syekh Abdus salam.
Pertama tama adalah Para Nabi dan Rasul, teristimewa lagi untuk Baginda Nabi Muhammad, dan Seperti Para Sadikin,
Dan Telah berkata Imam Suyuti , bahwasanya orang syahid didalam peperangan fisabilillah tidak mendapatkan pertanyaan soal mungkar dan Nakir dan begitu pula pada mereka yang syahid akhirat, tiada ditanyakan mereka dan tiada siksa kubur bagi mereka itu.
Dan dan bagi mereka yang telah ditetapkan ketiadaan siksa kubur dan pertanyaan malaikat mungkar dan Nakir maka bagi mereka akan dimudahkan segala perkara akhirat dikala sudah dibangkit mereka itu sekaliannya di hari Mahsyar.
Dan inilah perumpamaan 40 orang yang tidak akan mendapatkan siksa kubur dan pertanyaan malaikat mungkar dan Nakir, seperti seseorang yang meninggal dunia didalam keadaan meninggalkan wasiat terakhir dan surat untuk kebaikannya dan nasehat untuk keluarganya, karena menurut hadis orang seperti ini telah diampuni dosanya oleh Alloh SWT.
Dan seperti seseorang disepanjang hidupnya selalu menjaga perasaan manusia,dan Istiqomah berbuat kebaikan sehingga banyak manusia suka dan bahagia padanya. Dan seperti seseorang yang Istiqomah memohon perlindungan Azab Neraka kepada Alloh SWT diwaktu pagi dan petang 3 kali dalam tiap-tiap sehari.
Dan seperti orang yang selalu istiqamah membaca Alqur'an,akhir surat al hasyar , mulai ayat lau anzalna Hazal Qur'ana ala jabalin, hingga habis surat. Dan telah meriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dari pada makkil bin yasar secara marfu'k , barang siapa membaca 3 kali di saat Pagi akan zikir ini.
اعوذ بالله الجميع التعليم من الشيطان الرجيم
dan juga ditambahkan membaca 4 ayat di akhir surat al hasyar , maka Alloh SWT memerintahkan 70 ribu para malaikat untuk meminta ampunan bagi orang tersebut mulai pagi itu sampai sore,dan bila mati ia pada hari itu maka diberi pangkat orang syahid.
Dan boleh juga mengamalkan zikir ini serta membaca 4 ayat akhir Surat Al hasyar itu di waktu sore hari atau malamnya . Dan selanjutnya orang yang aman dari fitnah kubur itu seperti orang yang meninggal dunia dalam keadaan telah membaca solawat untuk Baginda nabi sebanyak 100 kali .
karena sudah jelas disebutkan dalam hadits yang sahih riwayat abu Hurairah, bahwasanya Baginda nabi bersabda: barang siapa bersolawat atas ku satu kali ,maka Alloh SWT bersolawat atasnya 10 x ,dan barang siapa bersolawat atas ku 100 kali ,maka ditulis dan ditetapkan oleh Alloh SWT baginya diantara dua matanya terlepas dari golongan munafik,dan aman dari siksa api neraka dan kedudukannya dihari QIAMAT beserta para syuhada.
Dan seperti orang yang meninggal dunia karena tenggelam didalam air ,atau disebabkan roboh sesuatu atasnya,atau disebabkan penyakit pleurisy yaitu radang selaput paru-paru atau dada, dan tatkala penyakit itu menyerang maka saat demikian meninggal dunia, dan demikian pula orang yang terkena penyakit TBC
Dan seperti orang yang meninggal dalam Perantauan untuk tujuan kebaikan seperti bekerja yang halal untuk nafkah keluarga atau hal kebaikan lainnya, dan kubur orang tersebut akan diluaskan dan dilapangkan hingga kepada tempat ahli keluarganya.
Dan seperti orang yang meninggal dalam keadaan diserang penyakit demam , dan seperti orang yang meninggal disebabkan menolong atau membela keluarganya yang terzalimi,atau hartanya yang di rampas,atau karena agama Islam,atau karena membela nyawanya sendiri.
Karena telah diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi akan satu hadis, barang siapa mati dibunuh karena hartanya maka dia syahid, dan barang siapa mati dibunuh karena keluarganya maka mati syahid,dan barang siapa mati dibunuh karena darahnya maka dia mati syahid.
Dan Seperti orang yang meninggal dunia dalam keadaan mutawariya artinya melarikan diri yaitu orang yang mensunyikan diri atau bersembunyi karena untuk ibadah atau karena sebab suatu kezaliman, ini termasuk pekerjaan para ahli ibadah yang bertarikat sufi .
Dan orang yang mati karena diterkam binatang buas,atau mati karena digigit oleh bintang hamah, yaitu segala hewan yang mempunyai racun mematikan,atau mati karena keracunan minuman yang bukan minuman keras, dan seperti orang yang mati Karena kerasukan setan jahat.
Dan orang yang mati karena memendam rasa cinta dan rindu yang Sangat besar , walaupun bagi seseorang yang belum halal,akan tetapi dengan syarat dia harus sembunyikan rasa cinta dan rindu itu didalam hatinya,dan menahan diri daripada melakukan perbuatan yang dilarang dalam Islam.
Dan seperti seorang meninggal dalam masa menuntut ilmu Syara' yaitu ilmu agama Islam, telah berkata setengah para ulama, bahwa sesungguhnya tiada diantaranya dan antara para nabi itu melainkan derajat yang sama.
Dan seperti orang yang meninggal dalam istiqamah sebagai muazzin solat lima waktu karena mengharap ridho Alloh SWT,dan seperti orang yang meninggal dalam keadaan tajir yang benar, yaitu pedagang yang jujur dan amanah, bekerja untuk nafkah dirinya atau untuk nafkah keluarga atau orang tua atau untuk kebaikan lainnya semata-mata karena mengikuti perintah Alloh SWT dalam mencari nafkah yang halal.
Dan seperti orang yang meninggal didalam lautan karena terbalik kapal atau perahu, dan seperti orang mati karena suatu penyakit berat, dan seperti orang yang mati karena menahan dan bersabar atas suatu penderitaan sebab kecemburuan yang sebenarnya.
Dan seperti kematian seseorang yang istiqamah menghormati dan memuliakan keluarga Baginda nabi Muhammad, dan seperti orang mati karena mengatakan yang sebenarnya dihadapan penguasa atau Raja yang zalim
Dan seperti orang mati karena di sihir atau di santet, atau diracuni atau terkejut. Dan seperti orang mati yang istiqamah sembahyang duha, atau istiqamah berpuasa Sunnah tiap-tiap bulan minimal 3 hari , dan seperti orang mati yang istiqamah sembahyang witir saat bermukim atau dalam musafir.
Inilah golongan manusia beriman yang disebutkan sebagai syuhada akhirat, didunia tidak berperang fisabilillah tapi dihari QIAMAT nanti bersama orang-orang syahid di Medan perang fisabilillah, derajat dan martabat mereka sama dihari diakhirat kelak.
Sahabat kami yang dirahmati Allah,40 golongan manusia teristimewa ini belum selesai kami sebutkan insyaallah akan akan lanjutkan dan kami sampaikan pada artikel berikutnya..
Bersambung

Komentar
Posting Komentar