KISAH KEAJAIBAN SHOLAWAT AL FATIH
Tengku Aceh SNA-Syaikh Ahmad Bin Muhammad At-Tijani (1150-1230 H) Pendiri Thoriqoh Tijaniyah dalam Kitab Jawahirul Ma'ani menceritakan kisah yang beliau alami tentang Sholawat Al Fatih :
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ . نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ . وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ .وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ .
Sepulang dari haji dalam perjalanan ke kota tilmisan sampai desa abi samaghun saya selalu membaca Sholawat Al-Fatih karena ada keterangan bahwasannya sekali membaca Sholawat Al-Fatih sebanding dengan 600 ribu Sholawat dan bahwasannya pengasas Sholawat ini, yaitu Sayyid Muhammad Al-Bakri Assiddiqi adalah seorang Wali Quthub asal mesir beliau pernah berkata :
"Siapapun yang membaca Sholawat Al-Fatih meskipun sekali seumur hidup, dan dia diakhirat tidak dimasukkan ke surga, maka akan aku tolong hingga masuk surga"
Ketika saya diberikan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam redaksi sholawat yang bila membacanya satu kali sama dengan membaca kitab Dalailul Khairot 70.000 kali aku pun beralih menyibukkan diri membaca Sholawat itu yaitu :
SHOLAWAT AHLUL MAHABBAH
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تَعْدِلُ جَمِيْعَ صَلَوَاتِ أَهْلِ مَحَبَّتِكَ. وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَلاَمًا يَعْدِلُ سَلاَمَهُمْ.
Karena saya lihat sholawat itu lebih banyak keutamaannya, dan setelah saya beralih membaca sholawat itu tiba-tiba Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam muncul dan memerintahkan saya untuk kembali membaca Sholawat Al-Fatih, dan saya bertanya langsung kepada Beliau Shallallahu alaihi wasallam tentang keutamaan Sholawat Al-Fatih, maka Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjawab bahwasanya, satu kali membaca sholawat ini sebanding menghatamkan Al-Qur'an enam kali. (Maksudnya adalah pahala sholawat nya, karena lafadz dalam Sholawat Al-Fatih diambil dari potongan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat termasuk bagian dari perintah Allah dalam Q.S Al-Ahzab ayat 56).
Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menjelaskan fadhilah Sholawat Al-Fatih yang kedua yaitu satu kali membaca sebanding semua bacaan tasbih dan semua dzikir di alam semesta dan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam juga menjelaskan bahwasannya Sholawat Al-Fatih bukan karya Syaikh Muhammad Al-Bakri, tetapi beliau bermunajat kepada Allah dalam waktu yang lama agar ditunjukkan Sholawat yang sebanding pahalanya dengan membaca semua Sholawat dan memiliki khasiat yang dimiliki semua Sholawat, melalui tirakat yang panjang, akhirnya Allah mengabulkan do'anya, maka datanglah malaikat dengan Sholawat Al-Fatih ini yang ditulis pada lembaran dari cahaya.
Kemudian Syaikh Ahmad At-Tijani berkata : "Ketika saya memikirkan pahala yang ada pada Sholawat Al-Fatih ini maka saya berkesimpulan bahwasannya pahala Sholawat Al-Fatih tidak bisa ditimbang dengan semua ibadahnya malaikat, jin dan manusia."
Ketika Syaikh Ahmad At-Tijani di tanya : "Kenapa tidak ada lafadz وَسَلِّمْ pada Sholawat Al-Fatih tersebut..?" Maka beliau menjawab :
Karena Sholawat Al-Fatih ini diturunkan dari alam ghaib (keterangan lain dari lisan Baginda Nabi Shallallahu alaihi wasallam) seperti itu, bukan buah pemikiran manusia, begitu pula Sholawat yang diajarkan Nabi Shallallahu alaihi wasallam, banyak yang tidak memakai lafadz وَسَلِّمْ dan kita dianjurkan mengikutinya tanpa memodifikasi sholawat tersebut dengan qoidah para ahli fiqih.
Adapun para ulama yang menambahkan lafadz :
وَسَلِّمْ_وَبَارِكْ_وَأَصْحَابِهِ
Seperti Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani dalam kitab Afdolussholawat :
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ . الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ . وَالخَـاتِمِ لِمَا سَبَقَ . وَالنَّاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ . وَالْهَادِيْ إِلىٰ صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ . صَلَّى اَللّٰهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ.
Maka mereka juga kekasih Allah yang sudah di ridhoi oleh Allah untuk menambahkan lafadz-lafadz tersebut. Dan kita tinggal memilih bentuk sholawat yang kita kehendaki untuk di amalkan sesuai dengan ijazah dari para guru, tanpa menyalahkan ulama lain yang berbeda.
Wallahu 'alam.
Subhanallah sungguh luar biasa kelebihan sholawat alfatih
BalasHapus